Lirik Tangisan Di Ujung Doa
Lirik Lagu Tangisan di Ujung Doa
Tangisan di Ujung Doa adalah lagu bernuansa haru dan penuh penyesalan yang mengangkat tema kasih seorang anak kepada ibunya. Lagu ini menggambarkan kerinduan, rasa bersalah, serta doa yang tak pernah putus meski jarak dan waktu telah memisahkan. Berikut adalah lirik lagu Tangisan di Ujung Doa lengkap beserta makna lagunya.
Lirik Lagu Tangisan di Ujung Doa
G D/F# Masih terbayang wajahmu, Ibu Em C Di setiap langkahku yang rapuh G D Engkau tersenyum dalam doamu C D Saat aku jauh darimu Bm Em Kini kusadar semua salahku C D Tak pernah kubalas kasihmu Am Em Setiap malam ku berdoa C D Semoga engkau tenang di sana G D/F# Oh Ibu... maafkan anakmu Em C Yang sering lukai hatimu G D Tangisku kini di ujung doa C D Memohon agar kau bahagia G D/F# Hening malam saksikan rinduku Em C Suaramu masih di hatiku G D Meski kini waktu memisahkan C D Namamu tetap kuucapkan Bm Em Andai bisa kuputar waktu C D Kan kupeluk engkau, Ibu Am Em Walau jarak memisahkan C D Cintamu takkan tergantikan Am Em Aku rindu belaian kasihmu F C Yang selalu tenangkan hatiku Am D Walau kini hanya doa C D G Yang bisa kupersembahkan untukmu
Makna Lagu Tangisan di Ujung Doa
Lagu ini menceritakan penyesalan seorang anak yang baru menyadari besarnya kasih seorang ibu setelah waktu memisahkan mereka. Setiap bait lirik menggambarkan kerinduan yang dalam dan doa yang menjadi satu-satunya cara untuk menyampaikan rasa cinta.
Tangisan yang dimaksud bukan hanya air mata, tetapi juga jeritan hati yang penuh rasa bersalah dan harapan agar sang ibu mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan di sisi Tuhan.
Kesimpulan
Tangisan di Ujung Doa adalah lagu dengan lirik emosional yang mengingatkan kita untuk menghargai orang tua selagi masih ada. Lagu ini menyampaikan pesan bahwa doa dan penyesalan sering datang terlambat, namun cinta seorang anak tetap hidup selamanya.
Bagaimana menurutmu makna lagu ini? Tulis pendapatmu di kolom komentar dan bagikan artikel ini jika lagu ini menyentuh hatimu.

Belum ada komentar, jadilah yang pertama